Skandal Kasus Korupsi Chromebook Nadiem Makarim

robin

Proyek Pengadaan Gede-gedean

Proyek pengadaan laptop Chromebook ini dijalankan oleh Kemendikbudristek dengan anggaran yang tidak sedikit. Tujuan utamanya adalah untuk mendukung digitalisasi sekolah, terutama di masa pandemi, agar siswa bisa belajar dari rumah dengan optimal. Chromebook dianggap sebagai solusi yang tepat karena harganya yang relatif terjangkau dan spesifikasinya yang cocok untuk kebutuhan pembelajaran.

Kejanggalan dalam Proses Tender

Namun, ada dugaan beberapa kejanggalan dalam proses tender. Salah satu yang paling disorot adalah spesifikasi Chromebook yang dianggap tidak sesuai dengan harga yang dibayarkan. Selain itu, ada juga dugaan bahwa proses tender ini hanya formalitas dan sudah ada pemenang yang ‘ditunjuk’ sejak awal. Ini jelas melanggar prinsip transparansi dan persaingan sehat.

Keterlibatan Pihak-pihak Berwenang

Kasus korupsi Chromebook Nadiem Makarim ini semakin panas setelah ada dugaan keterlibatan oknum-oknum di Kemendikbudristek. Mereka diduga melakukan markup harga atau penggelembungan dana, sehingga ada selisih uang yang kemudian masuk ke kantong pribadi. Ini adalah modus operandi klasik dalam kasus korupsi.

Bagikan:

Leave a Comment